Mukadimah





Syukur Allhamdulillah kepada Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat Dan Hidayahnya kepada kita semua...
Sholawat serta salam dihaturkan kepada Baginda Agung Nabi Muhamad SAW, beserta keluarganya para sahabat dan para pengikutnya hingga akhir Zaman... Amin ...

Selamat Datang di Blog saya yang tidak sepertinya ini. saya buat untuk sarana belajar saya dalam berkreatifitas sehari-hari... meski sederhana, semoga dapat bermanfaat khususnya untuk saya dan semua yang membaca blog saya ini.




Jumat, 29 Juni 2012

HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI DALAM ISLAM



Adab Suami Kepada Istri .



- Suami hendaknya menyadari bahwa istri adalah suatu ujian dalam menjalankan agama. (At-aubah: 24)
- Seorang istri bisa menjadi musuh bagi suami dalam mentaati Allah clan Rasul-Nya. (At-Taghabun: 14)
- Hendaknya senantiasa berdo’a kepada Allah meminta istri yang sholehah. (AI-Furqan: 74)
- Diantara kewajiban suami terhadap istri, ialah: Membayar mahar, Memberi nafkah (makan, pakaian, tempat tinggal), Menggaulinya dengan baik, Berlaku adil jika beristri lebih dari satu. (AI-Ghazali)
- Jika istri berbuat ‘Nusyuz’, maka dianjurkan melakukan tindakan berikut ini secara berurutan: (a) Memberi nasehat, (b) Pisah kamar, (c) Memukul dengan pukulan yang tidak menyakitkan. (An-Nisa’: 34) … ‘Nusyuz’ adalah: Kedurhakaan istri kepada suami dalam hal ketaatan kepada Allah.
- Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah, yang paling baik akhlaknya dan paling ramah terhadap istrinya/keluarganya. (Tirmudzi)
- Suami tidak boleh kikir dalam menafkahkan hartanya untuk istri dan anaknya.(Ath-Thalaq: 7)
- Suami dilarang berlaku kasar terhadap istrinya. (Tirmidzi)
- Hendaklah jangan selalu mentaati istri dalam kehidupan rumah tangga. Sebaiknya terkadang menyelisihi mereka. Dalam menyelisihi mereka, ada keberkahan. (Baihaqi, Umar bin Khattab ra., Hasan Bashri)
- Suami hendaknya bersabar dalam menghadapi sikap buruk istrinya. (Abu Ya’la)
- Suami wajib menggauli istrinya dengan cara yang baik. Dengan penuh kasih sayang, tanpa kasar dan zhalim. (An-Nisa’: 19)
- Suami wajib memberi makan istrinya apa yang ia makan, memberinya pakaian, tidak memukul wajahnya, tidak menghinanya, dan tidak berpisah ranjang kecuali dalam rumah sendiri. (Abu Dawud).
- Suami wajib selalu memberikan pengertian, bimbingan agama kepada istrinya, dan menyuruhnya untuk selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya. (AI-Ahzab: 34, At-Tahrim : 6, Muttafaqun Alaih)
- Suami wajib mengajarkan istrinya ilmu-ilmu yang berkaitan dengan wanita (hukum-hukum haidh, istihadhah, dll.). (AI-Ghazali)
- Suami wajib berlaku adil dan bijaksana terhadap istri. (An-Nisa’: 3)
- Suami tidak boleh membuka aib istri kepada siapapun. (Nasa’i)
- Apabila istri tidak mentaati suami (durhaka kepada suami), maka suami wajib mendidiknya dan membawanya kepada ketaatan, walaupun secara paksa. (AIGhazali)
- Jika suami hendak meninggal dunia, maka dianjurkan berwasiat terlebih dahulu kepada istrinya. (AI-Baqarah: ?40)

PEMPEK / EMPEK-EMPEK (ADONAN DASAR)

Bahan:
1 Cangkir (1 bagian) Ikan Tenggiri Giling
1 Cangkir (1 bagian) Air putih
Garam secukupnya
2 sdm minyak goreng
Tepung kanji secukupnya

Saus Cuko:
1 kg gula merah yang bagus,potong-potong
cabai rawit sesuai selera
200 g bawang putih
3 sdm cuka putih/air asam/air jeruk nipis
garam secukupnya
2 liter air Cara Membuat:


Campur ikan giling dengan air dan garam hingga benar-benar larut dan cukup asinnya.
Tambahkan tepung kanji secukupnya sampai adonan bisa diuleni (banyak sedikit tepung kanji tergantung pada kekenyalan yang diinginkan). Jika suka yang kenyal bisa dipakai lebih banyak.
Adonan pempek siap dibentuk sesuai selera. Untuk pempek kapal selam, ambil adonan secukupnya, bentuk seperti mangkuk, isi dengan telur ayam mentah lalu rekatkan agar tidak bocor.
Rebus dalam air mendidih dengan api sedang hingga mengapung. Angkat, tiriskan. Masukkan dalam air dingin.
Untuk pempek lenjer, bentuk adonan seperti silinder dan rebus sampai mengambang kemudian angkat dan masukkian dalam air dingin.
Untuk andaan, ambil adonan secukupnya, tambahkan sedikit bawang goreng atau daun bawang iris seta telur, aduk rata. Bentuk adonan menjadi bola-bola dan goreng dalam minyak panas dengan api kecil hingga mengapung dan matang.

Saus Cuka:
Masak gula merah bersama air secukupnya hingga larut.
Haluskan bawnag putih dan cabai rawit lalu tambahkan ke dalam rebusan gula dan didihkan.
Masukkan cuka dan garam. Rebus dengan api kecil selama 1 jam hingga agak kental. Angkat dan saring.
Sajikan bersama pempek dengan ebi yang dihaluskan.

Catatan:
Pilih ikan tenggiri yang segar dan ambil dagingnya lalu haluskan hingga serabut-serabut putih dari dagingnya terangkat.
Untuk resep tradisional ini, ukur daging tenggiri halus dalam wadah atau mangkuk. Kemudian tambahkan air sebanyak ukuran daging ikannya (misal, jika setengah mangkuk ikannya, air yang dipakai setengah mangkuk juga).
Jumlah tepung kanji yang dipakai disesuaikan dengan tingkat kekenyalan pempek yang diinginkan. Makin banyak kanji akan makin kenyal atau keras.
Secara tradisional pempek disajikan tanpa mi kuning.

Kamis, 09 Februari 2012

RINDUKU

CERMIN  RINDUKU
hari demi hari ku lewati
tanpa hadirmu di sisiku
saat rindu menghampiriku
jiwa ini begitu terbelenggu


teringat selalu bersamamu malam-malamku
teringat selalu bersamamu dalam malamku
tak terasa ku meninggalkanmu
hati ini pun terasa beku
saat kau tak ada di sampingku
hati ini selalu merasa rindu
teringat indah senyumanmu di wajah cantikmu
teringat indah senyumanmu di wajah cantikmu
reff:
rindu di hatiku ingin selalu bersamamu
saat kau peluk aku, tak ingin ku melepaskanmu

sayangilah diriku, jangan pernah melupakanku
cintailah diriku dengan sepenuh hatimu
maafkanlah bila ku jauh darimu
sampai kapan ku harus menunggumu
ku berharap engkau setia menunggu

ku kan selalu untuk setia menunggumu
 repeat reff